Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Teguhkan Peran Pemuda, GP Ansor Bulangkulon Sukses Gelar Majelis Rijalul Ansor

GRESIK – Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bulangkulon, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik sukses menyelenggarakan kegiatan Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor pada Sabtu (27/06/2026) malam. Berpusat di kediaman Sahabat Sihab, Desa Bulangkulon, acara ini dihadiri oleh puluhan kader Ansor dan Banser dari berbagai wilayah se-Kecamatan Benjeng.



Mengusung tema besar "Meneguhkan Peran Pemuda Kader Ansor", kegiatan rutin ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen ideologis para pemuda Nahdliyin di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

​Menjadi Benteng Pemuda di Era Modern


​Acara yang dimulai pukul 19.00 WIB ini berlangsung dengan khidmat. Memasuki acara inti, Ustadz Muhlisin selaku pembicara utama, menyampaikan orasi ilmiah sekaligus tausiyah rohani mengenai pentingnya peran pemuda hari ini. Beliau menekankan bahwa kader Ansor tidak boleh hanya menjadi penonton, melainkan harus menjadi motor penggerak kebaikan di masyarakat.

​"Kader Ansor hari ini adalah pemimpin masa depan. Meneguhkan peran pemuda berarti kita harus siap secara spiritual, mental, dan intelektual. Jangan lelah berkhidmat untuk ulama dan menjaga marwah NKRI," ujar Ustadz Muhlisin dalam penyampaiannya yang membakar semangat para kader.

​Sinergi dan Penutup yang Khidmat


​Kehadiran Ketua PAC GP ANSOR BENJENG, Sahabat Angga Fajar Yulianto. ST & Ketua PC GP ANSOR Gresik, Sahabat M. Ludfi Khambali Abdillah. M.PD dan para kader Ansor dan Banser se-Kecamatan Benjeng dalam acara ini mencerminkan soliditas yang tinggi antar-pengurus di tingkat anak cabang hingga ranting. Pertemuan ini juga menjadi ruang diskusi produktif untuk merancang program-program strategis organisasi ke depan.

​Memasuki penghujung acara, suasana berubah menjadi syahdu saat Ustadz Nur Qomari memimpin pembacaan doa penutup. Rangkaian kegiatan malam itu kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan, persatuan, dan keteguhan komitmen para kader.

​Melalui kegiatan Rijalul Ansor ini, diharapkan para pemuda Bulangkulon khususnya, dan Kecamatan Benjeng pada umumnya, dapat terus konsisten menjadi benteng ulama, perekat sosial, serta terus membawa manfaat luas bagi masyarakat sekitar.

Mengusung tema besar "Meneguhkan Peran Pemuda Kader Ansor", kegiatan rutin ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen ideologis para pemuda Nahdliyin di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

​Menjadi Benteng Pemuda di Era Modern
​Acara yang dimulai pukul 19.00 WIB ini berlangsung dengan khidmat. Memasuki acara inti, Ustadz Muhlisin selaku pembicara utama, menyampaikan orasi ilmiah sekaligus tausiyah rohani mengenai pentingnya peran pemuda hari ini. Beliau menekankan bahwa kader Ansor tidak boleh hanya menjadi penonton, melainkan harus menjadi motor penggerak kebaikan di masyarakat.

​"Kader Ansor hari ini adalah pemimpin masa depan. Meneguhkan peran pemuda berarti kita harus siap secara spiritual, mental, dan intelektual. Jangan lelah berkhidmat untuk ulama dan menjaga marwah NKRI," ujar Ustadz Muhlisin dalam penyampaiannya yang membakar semangat para kader.

​Sinergi dan Penutup yang Khidmat
​Kehadiran Ketua PAC GP ANSOR BENJENG, Sahabat Angga Fajar Yulianto. ST & Ketua PC GP ANSOR Gresik, Sahabat M. Ludfi Khambali Abdillah. M.PD dan para kader Ansor dan Banser se-Kecamatan Benjeng dalam acara ini mencerminkan soliditas yang tinggi antar-pengurus di tingkat anak cabang hingga ranting. Pertemuan ini juga menjadi ruang diskusi produktif untuk merancang program-program strategis organisasi ke depan.



​Memasuki penghujung acara, suasana berubah menjadi syahdu saat Ustadz Nur Qomari memimpin pembacaan doa penutup. Rangkaian kegiatan malam itu kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan, persatuan, dan keteguhan komitmen para kader.

​Melalui kegiatan Rijalul Ansor ini, diharapkan para pemuda Bulangkulon khususnya, dan Kecamatan Benjeng pada umumnya, dapat terus konsisten menjadi benteng ulama, perekat sosial, serta terus membawa manfaat luas bagi masyarakat sekitar.